Tuesday, 15 November 2016

SALES TANPA STRATEGI PROMOSI?



Sales tanpa promosi apa jadinya? Pincang.

Masih ada beberapa yang beranggapan bahwa sales itu tugasnya ya jualan dan promosi. Padahal ilmu-nya berbeda, sales lebih kepada tenaga penjualan. Sementara promosi merupakan salah satu fungsi team marketing. Promosi dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan dan branding image perusahaan. Apa yang Anda pikirkan tentang kopi “starbucks” kopi mahal dan berkelas. Itu karena apa? Branding dan promosi mereka kuat. Itu gunanya promosi, meningkatkan penjualan dan branding perusahaan.

Terlebih jika bisnis Anda adalah usaha yang erat kaitannya dengan promosi digital. Misalnya pelaku bisnis tour travel dengan destinasi utama Bali dan Lombok. Kemungkinan besar customer Anda berasal dari luar Bali dan Lombok, luar pulau atau bahkan manca negara. Karena orang-orang yang berdomisili di Bali dan Lombok kecil kemungkinan-nya untuk menggunakan jasa tour travel, kecuali itu adalah perusahaan besar. Apakah sales Anda mampu menjangkau calon customer tanpa Anda melakukan promosi? Tentu tidak.

Bijak jika Anda promosi pada media yang jangkauannya luas mencakup nasional dan internasional. Dengan jutaan pengunjung akan menambah kemungkinan untuk menjadi customer potensial yang akan memberikan keuntungan kepada bisnis Anda. Sebaliknya jika Anda tidak berani mengeluarkan budget beriklan, bagaimana Anda bisa menjaring calon customer, sementara beriklan sangat penting bagi kelangsungan bisnis Anda.

Pelaku bisnis tour travel yang menginginkan turis asing sebagai target customer utama maka portal www.indonesia-tourism.com sangat cocok dan mampu memberikan ROI bisnis.
Portal ini dibuat untuk mempromosikan bisnis tour travel Indonesia. Informasi tempat wisata setiap provinsi juga disajikan secara detail dan lengkap menggunakan bahasa inggris  untuk memudahkan para turis asing yang berkunjung ke website ini setiap harinya.

Website www.indonesia-tourism.com  muncul dihalaman satu Google, sehingga tidak akan merugi beriklan di portal pariwisata ini. Setiap harinya selalu ada saja email inquiry dari turis asing menanyakan paket tour. Pelaku bisnis tour travel jangan lagi berasumsi beriklan takut rugi. Pada dasarnya iklan itu tidak instan, dan harus berkelanjutan agar selalu eksis di halaman pencarian Google. Justru apabila Anda tidak berani ber-iklan-lah yang akan sangat merugi. Beriklan menjadi kunci penting dalam bisnis untuk mendatangkan income yang berguna bagi keberlangsungan bisnis Anda.


By: Ita (sales@mahoni.com)

BER-IKLAN: INCOME ATAU RUGI?


Beriklan tidak mungkin rugi!

Salah satu strategi bisnis untuk mendatangkan income atau pendapatan adalah dengan beriklan. Banyak cara dapat dilakukan, baik online maupun offline. Beriklan online atau digital melalui optimasi kata kunci SEO, adwords ppc, display ppi, atau direktori yang terbukti powerful atau bahkan media berita dengan jutaan macam pengunjung. Beriklan itu sifatnya jangka panjang, artinya tidak boleh beranggapan bahwa pagi ini iklan lalu sore hari-nya sudah ada orderan.

Iklan optimasi kata kunci SEO dengan harapan website bisnis Anda mampu menembus halaman pertama Google. Ya jika Anda ahli dalam IT, jika tidak berarti Anda harus menggunakan agensi jasa SEO dengan harga yang pasti tidak murah ya. Itu semua hanya untuk membayar biaya atau jasa maintenance fee. Jika kontrak agensi SEO habis, rank website Anda turun, lalu tergeser ke halaman 2, 3, 4 dst. Apakah ini akan merugikan Anda. Tapi apa jadinya jika website bisnis Anda sulit ditemukan? Anda tidak akan mendapatkan income sama sekali. Jelas Anda lebih rugi tanpa melakukan promosi. SEO juga butuh waktu loh ya jangan anggap remeh.

Beriklan dengan adwords pay per click? Iklan singkat dengan biaya per klik pada setiap kata kuncinya. Ketika budget Anda di Google habis, iklan Anda akan menghilang dari peredaran halaman strategis Google. Bahkan lebih parahnya lagi, dikhawatirkan ada semacam klik permainan dari kompetitor. Loh kok bisa? Seandainya Anda adalah pelaku tour travel dengan destinasi utama Bali beriklan adwords dengan kata kunci Bali. Ketika ada salah satu competitor tahu bahwa Anda beriklan adwords bisa saja ada ke-sengaja-an aktivitas klik yang dilakukan oleh kompetitor atas iklan adwords Anda. Bukankah itu berarti iklan Anda sia-sia? Ya, itu hanya sebagai contoh kemungkinan terburuk.
Beriklan dengan direktori powerful di Google. Banyak direktori bisnis, diantaranya www.indonesia-tourism.com untuk kategori tour travel, www.indonesia-furniture.com untuk kategori furniture dan www.indonesia-product.com untuk kategori ukm Indonesia. Ada saja pemikiran seperti “ah beriklan di direktori kompetitornya banyak” sama halnya di Google juga banyak website pesaing. Ada lagi pemikiran “saya numpang iklan dulu, nanti kalau sudah ada orderan baru saya bayar (bagi margin) karena kalau sudah keluar budget iklan tapi tidak ada orderan saya rugi dong?” Terdengar konyol bukan? Anda ingin beriklan untuk mendapatkan income atau menunggu kerugian? Anda takut rugi jika beriklan? Terlebih jika anda tidak beriklan sama sekali, sudah pasti rugi. Memang ada beberapa direktori yang menyediakan promosi gratis di direktorinya, tapi apakah Anda tahu persis posisi iklan Anda, strategiskah atau tidak. Sudah pasti jawabannya tidak.

Jadi intinya dalam suatu bisnis iklan itu sangat penting, bahkan tidak boleh dihilangkan. Beriklan sifatnya jangka panjang, tidak instan. Iklan sudah pasti butuh modal. Anda berasumsi “saya takut rugi jika beriklan” Jawaban dari asumsi klasik Anda adalah apalagi jika Anda tidak beriklan/promosi sama sekali, rugi-nya bertubi-tubi.


By: Ita (sales@mahoni.com)